AIR KEHIDUPAN, yang menunjuk kepada Firman Tuhan itu sendiri. Ke mana saja Air itu mengalir maka di sana akan ada Kehidupan.

BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA KE "AEK HANGOLUAN"
SEMOGA MENDAPATKAN AIR KEHIDUPAN (AEK HANGOLUAN) YG MENYEGARKAN JIWA ANDA

Mengenai Saya

Foto saya
BOJONEGORO, JAWA TIMUR, Indonesia
Saya dilahirkan di desa ALAHAN, SIONOM HUDON JULU-KEC. PARLILITAN- HUMBANG HASUNDUTAN, SUMUT.Sebuah desa yang indah, yang dipagari oleh gunung yang kokoh serta dialiri sungai yang jernih.

Pengikut

LADANG PENGGEMBALAAN

LADANG PENGGEMBALAAN
BAPTISAN AIR 29 APRIL 2012

Cari Blog Ini

With My Sweet Heart

With My Sweet Heart

NATAL KAB. BOJONEGORO 2011

NATAL KAB. BOJONEGORO 2011
DUDUK BERSAMA BUPATI DAN KETUA FKUB

PELAYANANKU

PELAYANANKU
SAMBUTAN PADA NATAL KAB. BOJONEGORO 2011

BTemplates.com

Blogroll

Selasa, 24 Juli 2012

DIKENAL SEBAGAI PENGIKUT YESUS



DIKENAL SEBAGAI
PENGIKUT YESUS


Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus (Kisah Para Rasul 4:13)

Setiap orang ingin mendapatkan predikat, julukan yang baik, sehingga dengan  demikian memperoleh penghargaan sanjungan dan penghormatan dari orang lain. Bahkan tidak jarang predikat itu melekat terhadap seseorang sampai  ia meninggal dunia.


Predikat pertama yg dilekatkan oleh orang banyak terhadap Yohanes dan Petrus  sebagai orang biasa yg tidak terpelajar” (Bhs Yunani: agrammatoi dan idiotai) yang berarti buta huruf, tidak terpelajar. Julukan ini tentu sangat tidak enak untuk didengar karena  cenderung untuk melecehkan.

Predikat kedua yg diberikan oleh orang banyak terhadap Yohanes dan Petrus adalah Pengikut Yesus.
Mereka dikenal sebagai pengikut Yesus karena selama 3 tahunan mereka selalu bersama-sama dengan Yesus.


Bagaimana orang lain mengenal kita dan memberikan predikat kepada kita?
Banyak orang berjuang untuk mendapatkan predikat pertama sebagi orang terpelajar, orang pintar, orang kaya, dll.
Apapun julukan atau predikat yg diberikan oleh manusia kepada kita sesungguhnya semua bersifat sementara. Jaya disanjung,  gagal dicemooh.

Tetapi jauh lebih penting dari predikat pertama adalah predikat kedua yaitu dikenal sebagai pengikut Yesus.

Apa tanda yang dapat dikenali dari orang yang disebut sebagai pengikut Yesus?
(bersambung)

Selasa, 10 April 2012

PENDERITAAN KRISTUS SEBAGAI TELADAN



PENDERITAAN

KRISTUS

SEBAGAI TELADAN

1 Petrus 2:19-23

2:19 Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.

2:20 Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah.

2:21 Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.

2:22 Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.

2:23 Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.

2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

2:25 Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

Dalam konteks dunia sekarang ini yang sangat menonjolkan sifat konsumtif dan bahkan hedonis, maka keberhasilan diukur dari berapa banyak harta yang kita miliki. Bahkan dalam pandangan sebahagian orang Kristen bahwa tanda dari orang yang sungguh-sungguh mengikuti Tuhan adalah kesuksesan dalam dunia materi dan hidup tanpa penderitaan.

Petrus pernah bertanya kepada Yesus: kami sudah meninggalkan segala sesuatu apakah yang akan kami peroleh jika mengikut Engkau?

Dia juga pernah ditegor dengan keras oleh Yesus karena menghalangi Yesus untuk masuk dalam penderitaan (Mat. 16:21-24).

Dalam konteks paskah kita bisa menempatkan Petrus dalam kelompok pemeran antagonis karena dia dengan teganya menyangkal gurunya sendiri, tentu salah satu alasannya sehingga menyangkal Yesus adalah karena dia tidak ingin diperlakukan seperti yang dialami Yesus saat itu.

ARTI MENJADI MURID

Namun ayat-ayat Firman Tuhan di atas menjadi penegas bagi kita bahwa Petrus sudah berubah dia benar-benar sudah menghayati arti menjadi Murid Yesus yaitu dipanggil untuk menderita (ay. 20-21). Di akhir hidupnya Petrus rela disalibkan dgn kepala di bawah.

Penderitaan orang Kristen bukan karena kosekwensi dari perbuatan yang berdosa tetapi justru karena berbuat baik. Banyak hal yang membuat kita bisa menderita dan menangis. Penderitaan identik dengan tangisan.

Dalam pelayanannya di dunia ini pernah yesus menangis:

- Yoh. 11:35, Yesus menangisi Martha dan Maria

- Matius 23:37-39 Yesus menangisi Yerusalem atas dosa-dosa mereka.

Adakah kita menangisi keadaan kita yg seringkali tidak percaya? Adakah kita menangisi dosa2 kita? Adakah kita menangisi jiwa-jiwa yg belum terselamatkan?

ARTI MENGIKUTI JEJAK YESUS

I. Menderita/ menangisi jiwa2 yg belum terselamatkan.

II. Hidup dalam kebenaran, ketika Yesus diadili tidak ada saksi yg membuktikan Yesus bersalah. Yg ada justru banyak orang yang membuktikan Yesus tdk bersalah.

o Luk 23:4,22:Pilatus

o Luk 23:41: Penjahat

o Luk. 23:47: Kepala Pasukan

o Mat. 27:4: Yudas

o Mat. 27:19: Istri Pilatus.

III. Hidup dalam pengampunan (tidak membalas). Ketika Yesus ditangkap, diadili dan disalibkan tdk terhitung caci maki yang Dia terima, Dia tidak membalasnya dengan caci maki tetapi justru membalasnya dgn perkataan yang indah luar biasa dari salib:

1. Bapa, ampunilah mereka (Lukas 23:34): PERKATAAN PENGAMPUNAN. Hal ini menunjukkan bahwa :

§ Yesus adalah Allah yang sanggup dan berhak untuk mengampuni dosa

§ Yesus adalah KASIH. Dia berdoa untuk musuh-musuhNya

Yesus mengampuni kebodohan dan kejahatan manusia yg lebih memilih Barrabas (Mat.27:21), berapa kali kita sudah salah memilih dalam hidup ini? Berulangkali juga kita salah menentukan prioritas. Walaupun demikian Yesus mau mengampuni kita, sehingga kitapun harus meneladani Dia dengan hiduplah dalam pengampunan.

2. Engkau bersama Aku di Firdaus (Lukas 23: 43) : ucapan keselamatan Hal ini menunjukkan suatu doktrin yang sangat jelas bahwa: Keselamatan tidak berdasarkan perbuatan baik yang dilakukan melalui usaha manusia, akan tetapi keselamatan merupakan ANUGRAH yang diberikan Allah. Tidak ada usaha manusia sedikitpun yang dapat memperoleh ganjaran keselamatan, jika tidak melalui anugrah Allah. Hargailah Anugerah Tuhan, manfaatkan pintu yang sudah dibuka.

3. Lihatlah ibumu (Yohanes 19:26-27): ucapan kasih: Hubungan secara Horizontal, sesudah 2 kalimat pertama merupakan hubungan VERTIKAL dengan Tuhan. Di sini juga Yesus memperhatikan kebutuhan Sosial dan Ekonomi. Maria tetap tinggal di rumah Yohanes sampai ia meninggal. Tuhan memelihara kita sampai akhir hidup kita. Mari saling memperhatikan.

4. Eli Eli lama sabakhtani, Mengapa meninggalkan Aku? (Matius 27:46): ucapan penderitaan rohani. Setelah manusia jatuh kedalam dosa, manusia seharusnya telah ditinggal oleh Allah oleh karena Allah yang suci tidak dapat bersekutu dengan dosa. Akan tetapi, melalui penebusan Kristus tersebut, Kristuslah yang menjadi pengganti untuk menerima murka Allah sebagai akibat dosa dari manusia, sehingga Ia dibuat menjadi berdosa. Hal ini menandakan bahwa kita yang seharusnya ditinggalkan oleh Allah, akan tetapi Kristus yang menjadi ditinggalkan oleh Allah pada saat Ia berada di atas Kayu Salib menebus dosa dan menggantikan kita. Jangan pernah meninggalkan Allah.

5. Aku haus! (Yohanes 19:28-29): ucapan penderitaan jasmani. Tidak ada sesuatu apapun yang bisa dipersembahkan oleh manusia untuk menyenangkan hati Yesus. Hanya anggur asam yang bercampur empedu yang disuguhkan kepada Yesus. Ketika kita datang dengan segala kepahitan hati kita (dosa) kita kepada Yesus Dia sanggup untuk menerimanya. Puaskan hati Yesus dengan pertobatan kita.

6. Sudah genap! IT’S Finished / TETELESTAI (Yohanes 19:29-30): ucapan kemenangan. Ketika Dia sudah meminum cawan dosa manusia maka pekerjaan penebusan itu sudah selesai. Ketika pekerjaan itu sudah selesai maka Dia mengucapkan kelimat yang ke-7.

7. Kuserahkan nyawa-Ku! (Lukas 23: 46): ucapan penyerahan. Pekerjaan itu sudah diselesaikan dengan sempurna oleh Yesus sehingga dunia tidak memerlukan juruselamat yang lain.

IV. Hidup dalam penggembalaan.

Salah satu pesan terakhir dari Yesus kepada Petrus adalah :Gembalakanlah domba-dombaKu hal ini menunjukkan bahwa sistim penggembalaan adalah sistim yang diperintahkan langsung oleh Tuhan Yesus. Setiap gembala harus membawa domba-domba kepada Gembala Agung yang sanggup memelihara hidup jasmani dan rohani kita.

Sebagai orang percaya kita harus hidup tergembala dalam satu gereja sehingga hidup kita terpelihara secara jasmani dan rohani.

Roma 8:17 Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Disarikan dari Khotbah Pdt. Daiman Sinaga pada Kebaktian Jumat Agung di GPT Bojonegoro

Kamis, 25 Agustus 2011

STATISTIK ALKITAB


Sebelum berbicara tentang statistik, ada baiknya kita terlebih dahulu mengerti statistika. Menurut definisi klasik, statistika merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data/data-data. Istilah ini, yang dalam bahasa Inggris adalah "statistics", tidak sama dengan istilah statistik (statistic). Jika statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, maka statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritme statistika pada satu/lebih data. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa statistik adalah hasil dari statistika.
Nah, statistik, yang adalah hasil dari statistika itu, sering dipakai sebagai salah satu acuan untuk menganalisa masalah. Tidak hanya itu, melihat suatu statistik juga memampukan kita menggali sisi lain yang terkadang tidak disadari. Data statistik yang sering kali berupa angka tersebut seolah berbicara; mengatakan kepada kita apa yang selama ini lepas dari perhatian kita.
Dalam Alkitab, fenomena tersebut juga berlaku. Lihat saja statistik Alkitab hasil olahan tim riset YLSA di bawah ini. Pernahkah Anda memikirkan mana yang lebih banyak dicatat Alkitab; perintah, janji, atau nubuatan? Atau saat membaca Kitab Ulangan pasal 27, pernahkah Anda menyadari bahwa ada frasa yang diulang berkali-kali? Atau, tahukah Anda bahwa ada dua ayat terpendek di dalam Alkitab? Siapa sangka hal-hal yang sepertinya remeh-temeh ini bisa mengajak kita merenungkan sisi lain dari firman Tuhan, atau setidaknya memperkaya penyampaiannya. Dampak lain tentu semakin mendorong Anda mempelajari Alkitab. Dengan bantuan "software biblical computing", Anda pasti akan lebih mudah menemukan statistik seperti ini, yang tentu akan membuat pendalaman Alkitab Anda menjadi sesuatu yang lebih menarik. Selamat membaca.

JUMLAH
Jumlah kitab: 66 [PL: 39 / PB: 27]
Jumlah pasal: 1.189 [PL: 929 / PB: 260]
Jumlah ayat: 31.102 [PL: 23.145 / PB: 7.957]
Jumlah kata: 658.545 [PL: 496.420 / PB: 162.125]
Jumlah huruf: 3.872.836 [PL: 2.931.826 / PB: 941.010]
Jumlah janji: 1.260
Jumlah perintah: 6.468
Jumlah prediksi: lebih dari 8.000
Jumlah pertanyaan: 3.296
Jumlah nubuatan yang telah digenapi: 3.268 ayat
Jumlah nubuatan yang belum tergenapi: 3.140 ayat
Nama "Allah" muncul: 4.357 [PL: 2.808 / PB: 1.549] kali
Nama "Tuhan/TUHAN" muncul: 7.748 [PL: 7.095 / PB: 653] kali
Nama "Yesus" muncul: 1.470 kali

Penulis Alkitab: 40 orang

Terjemahan Alkitab: lebih dari 2.000 bahasa

TER-: TERPANJANG
Nama: PL : 18 huruf [Yesaya 8:1] PB : 11 huruf [Filipi 2:25] Kitab: PL : Mazmur [150 pasal & 2.461 ayat] PB : Lukas [24 pasal & 1.151 ayat] Pasal: PL : Mazmur 119 [1894 ayat & 13622 kata] PB : Lukas 1 [1281 ayat & 7790 kata] Ayat: PL : Ester 8:9 [73 kata & 416 huruf] PB : Wahyu 20:4 [66 kata & 395 huruf]

TER-: TERPENDEK
Kitab: PL : Obaja [1 pasal & 21 ayat] PB : 3 Yohanes [1 pasal & 15 ayat] Pasal: PL : Mazmur 117 [2 ayat & 22 kata] PB : Wahyu 15 [8 ayat & 208 kata] Ayat: PL : Keluaran 20:15 & Ulangan 5:19 [2 kata & 13 huruf] PB : 1 Tesalonika 5:17 [2 kata & 14 huruf]

PERTENGAHAN
Kitab: PL+PB: Mikha dan Nahum PL : Pengkhotbah PB : 2 Tesalonika Pasal: PL+PB: Mazmur 117 PL : Ayub 29 PB : Roma 13, 14 Ayat: PL+PB: Mazmur 103:1, 2 PL : 2 Tawarikh 18:30 PB : Kisah 7:7

SUMBER:http://labs.sabda.org/Statistik_Alkitab

Rabu, 17 Agustus 2011

DOA LIMA JARI


Nats : Hendaklah kamu ... saling mendoakan (Yakobus 5:16)
Bacaan : Yakobus 5:13-18

Doa adalah percakapan dengan Allah, bukan formula. Namun, kita mungkin kadang perlu memakai suatu "metode" untuk menyegarkan doa. Kita dapat berdoa dengan mengutip ayat kitab Mazmur atau dari ayat-ayat Kitab Suci lainnya (seperti Doa Bapa Kami), atau memakai metode 4P (Penyembahan, Pengakuan dosa, Pengucapan syukur, dan Permohonan). Baru-baru ini saya menemukan (membaca dalam artikel) metode "Doa Lima Jari", sebagai panduan saat berdoa syafaat.

o Ketika Anda melipat tangan, yang paling dekat dengan Anda adalah ibu jari. Jadi, mulailah dengan mendoakan orang-orang yang dekat dengan Anda—orang-orang yang Anda kasihi (Filipi 1:3-5).

o Jari telunjuk biasanya untuk menunjuk. Maka, berdoalah bagi para pengajar—guru Alkitab dan pengkhotbah, dan para pengajar anak-anak (1 Tesalonika 5:25).

o Jari selanjutnya adalah jari yang tertinggi. Jari ini mengingatkan Anda untuk berdoa bagi orang-orang yang memegang kekuasaan—pemimpin negara dan pemimpin setempat, serta penyelia Anda di tempat kerja (1 Timotius 2:1,2).

o Jari keempat biasanya jari terlemah. Berdoalah bagi mereka yang sedang menghadapi masalah atau yang sedang menderita (Yakobus 5:13-16).

o Lalu sampailah kita pada jari kelingking. Jari ini mengingatkan Anda akan betapa kecilnya Anda dibandingkan dengan kebenaran Allah. Maka, mintalah agar Dia menyediakan kebutuhan Anda (Filipi 4:6,19).

Metode apa pun yang Anda pakai, bercakap-cakaplah dengan Bapa. Dia ingin mendengar apa yang ada di dalam hati Anda —AMC

YANG PENTING BUKAN KATA-KATA YANG KITA SAMPAIKAN DALAM DOA
MELAINKAN KONDISI HATI KITA

Kamis, 16 Juni 2011

Syair Lagu Psallo no 1- 20


PS 1. WAHYU 19:9

Ber-ba-ha-gia-lah yang di-pang-gil pa-da
Pes-ta ka-win A-nak Dom-ba
Ber-ba-ha-gia-lah yang di-pang-gil pa-da
Ja-muan ma-lam A-nak Dom-ba

I-ni-lah Fir-man Al-lah yang benar
Mu-lia dan be-sar
Ku-me-rin-du un-tuk di-ja-di-kan
Mem-pe-lai Tu-han

I-ni-lah Fir-man Al-lah yang be-nar
Mu-lia dan be-sar
Tri-ma-lah kua-sa pe-nyu-ci-an-Nya
Kau kan ba-ha-gia


PS 2. HIDUP DALAM PEMBAHARUAN

Sejak Yesus menggarap hidupku
Kualami kelepasan
Dia nyatakan diri-Nya padaku
Kualami keubahan

Ku pegang pada perjanjian-Nya
Dan mencontoh teladan-Nya
Dalam ibadahku kepada-Nya
Ku selalu dilayani-Nya

Kini ku dapat memandang Tuhan
Di dalam kemuliaan-Nya
Hingga kualami keubahan
Seperti wujud pribadi-Nya

Koor : Sekarang aku mengalami
Kuasa kabar Mempelai yang membaharui
Hidupku sekarang nyata diubahkan
Oleh kabar yang terus menyucikan



PS 3. TRIMALAH YESUS

Trimalah Yesus Dia lewat sekarang
Trimalah Yesus Dia lewat sekarang
Trimalah Yesus Dia dengar doamu
Oh trimalah Yesus s’karang


PS 4. DI DALAM TUHAN (C=1,4/4)

Di dalam Tuhan ada kelepasan
Di dalam Tuhan ada kes’lamatan
Di dalam Tuhan ada kesukaan
Selamalamanya


PS 5. YESUS TERINDAH

Bagaimana harus kuucapkan
Rasa t’rimakasihku
Tiada kata terindah yang dapat kuucapkan
Bagi kebesaran-Mu
Koor :
Yesus terindah Firman-Mu ajaib
Tanah liat yang hina Kau ciptakan
Menjadi bentuk yang mulia

Yesus terindah Firman-Mu ajaib
Keping-keping yang hancur berserakan
Firman-Mu jadikan Satu

Yesus terindah Firman-Mu ajaib
Domba yang jatuh ke sumur yang dalam
Tangan kasih-Mu mengangkatnya

Yesus terindah Firman-Mu ajaib
Nikah yang hancur Kau jadikansatu
Kau berikan hidup bahagia

Yesus terindah Firman-Mu ajaib
Kupersembahkan segala kepujian
Bagi kebesaran-Mu



PS 6. KASIH-NYA TELAH DIBUKTIKAN

Kasih-Nya t’lah dibuktikan
Oleh P’numpahan darah-Nya yang suci
Dosaku t’lah dimatikan
Dia hapus sehingga tidak berkuasa lagi

PS 7. AKU ADA KARENA DIA ADA

Aku hidup dan ku ada
Kar’na Tuhan ada
Bahwa aku bisa s’mua
Kar’na Dia ada


PS 8. TUHAN TETAPKAN LANGKAH KAMI (G=1,4/4)

Ba-nyak san-du-ngan yang ter-ja-di
Di da-lam du-nia fa-na ini
Tiada nikah yang tak teruji
Oleh pengaruh yang tak suci

Di tengah duka dan derita
Kuas Tuhan s’lalu ada
Lewat Firman yang dinyatakanP’nuh kemurahan kebenaran

Kemuliaan yang abadi
Di dalam nikah yang rohani
Tak terbandingkan sedikitpun
Dengan derita s’karang ini

Koor :
Tu-han te-tap-kan lang-kah ka-mi
Da-lam me-nem-puh ja-lan su-ci
Bi-ar Fir-man Tu-han yang men-ja-di
Wu-jud yang nya-ta da-lam ka-mi


9. GEMBALA MANIS

Gem-ba-la ma-nis s’la-lu ku-tu-rut
Tak per-nah Dom-ba-Nya di-tinggal-kan-Nya
Da-lam lem-bah di a-tas gu-nung
Ye-sus s’la-lu jadi gemba-la-ku



10. SUNGGUH MANISLAH YESUSKU (G= 1,3/4)

Sung-guh manis, ma-nislah Ye-sus-ku
Sung-guh he-ran,he-ranlah Ye-sus-ku
Sung-guh ajaib a-jaiblah Ye-sus-ku
Ku-a-sa-Nya sungguh tak ber-u-bah







PS 11. DIA TAK LIHAT DOSAKU (Bb=1,3/4)

Se-te-lah ku mengemba-ra tanpa tu-ju-an
Ku terse-sat dan terhilang tanpa ha-rapan
Yesus da-tang membasuhku dengan Firman-Nya
Ja-di-kanku milik yang di-ka-sih-i-Nya

Lama sudah kudambakan suatu jawaban
Tak suatupaun yang dapat puaskan jiwaku
Semuanya menjemukan tanpa Yesusku
O Tuhanku ubahkan kehidupanku

Ya Tuhanku t’rimakasih untuk Firman-Mu
Yang b’ri jaminan bagi keselamatanku
Ku tak layak menerima anugerah-Mu
Tuhan t’rimalah persembahan hidupku


Koor :
Dia tak ingat dosa-ku se-ga-la ca-cat cela-ku
Dia lupa-kan betapa hi-na ku-du-lu
Hanya i-ni aku ta-hu a-da-lah ke-rinduan-Nya
Senantia-sa melaku-kan kehendak-Nya


PS 12.INGATLAH

Ingatlah akan kematian-Nya
Di atas bukit Joljuta
Iangtlah akan pengorbannan-Nya
Dia t’lah pikul dengan rela
Ingatlah akan s,mua sengsara-Nya
Dia t’lah tanggung bagi kita
Ingatlah s’lalu akan kasih-Nya
Penghapus s’gala dosa



PS 13. KU RASA PENGARUH-NYA

Sejak kami mendengar Yesus ditampilkan
Dalam keempat injil yang begitu menakjubkan
Oh Tuhan siapa kami yang Kau perhatikan
Lewat kasih anugrah-Mu yang berkelimpahan

Jika kami terima Yesus yang diwujudkan
Sebagai raja dan hamba, Anak Allah dan manusia
Kurasa pengaruhnya hingga mengubahkan
Cara dan pandangan hidup yang lama dan tua

Koor : Ku rasa pengaruh-Nya kuasa-Nya pun nyata
Kuserahkan diri dalam kehendak-Nya
Jika Dia berhadirat dan berbicara


PS 14. SAMBUTLAH PENYERAHAN KAMI

Yesus Engkaulah Kristus Tuhan yang kusembah
Kami datang membawa nikah dan buah nikah kami
Hamba datang membawa kwhidupan hamba ini
Sambutlah penyerahan kami
Sambutlah penyerahan hamba

Yesus, Yesus jamahlah dengan kuasa-Mu
Bentuklah kami sesuai dengan teladan-Mu
Bentuklah hamba sesuai dengan teladan-Mu
Agar kami jadi milik-MU
Agar hamba jadi milik-Mu



PS 15. KU TAHU SIAPA YANG PIMPIN (G=1,4/4)

Ku tahu siapa yang pimpin hari de-pan hidup-ku
Se-mua-nya o-leh Tu-han t’lah di-a-tur sempur-na
GMengha-dap-i ge-lombang s’panjang jalan hidup-ku
Ku ber-ha-rap pa-da Tuhan kus’rahkan s’mu-a


PS 16. KU BERMEGAH DALAM SALIB-NYA (Ab=1,4/4)

Ku tak ber-me-gah da-lam ke-baik-an
Ku tak ber-pam-rih untuk a-nu-g’rah-Nya
S’gala pu-ji hor-mat hanya bagi Tu-han
Yang bersedia ma-ti bagi-ku

S’gala sesuatu yang ku banggakan
Tak dapat lagi kupertahankan
Aku tak berlayak men’rima kasih-Mu
Yang penuhi kebutuhanku

Ku mau mend’rita bukan s’bab dosa
S’perti teladan yang dib’rikan Tuhan
O terimakasih unutk anug’rah-Mu
Dalam mengikuti jejak-Mu

Koor :
Ku berme-gah di da-lam salib-Nya
Salib-Mu
Ku tak mau me-nge-lak-kan-nya
Sengsa-ra takkan membuat hati su-sah
Bahkan ku mau ber-me-gah


PS 17. YANG KURINDUKAN (Eb=1,3/4)


Se-de-tik-pun jangan ki-ran-ya berlalu
Da-lam hi-dup-ku menghar-ga-i kor-ban-Mu
Se-sa-at-pun kumohon jangan terlewatkan
Ber-sekutu dengan korban-Mu ya Tu-han


PS 18. KU MAU BELAJAR (F=1,3/4)

Ku mau be-la-jar un-tuk ber-san-dar
Bersandar pa-da Fir-man
Ku mau hidupku s’la-lu di-pnuh-kan
Dengan kelim-pah-an kua-sa-Nya




PS 19. SATU KEHIDUPAN (C=1,4/4)

A-da-lah sa-tu ke-hi-dupan yang mengubahkan hidupku
Sa-tu-sa-tunya putra yang tahu setiap kebutuhanku
Kasih-Nya murni dan sempurna ba-gi dunia yang berdosa
Dia a-da satu renca-na berdamai dengan manusia
A-da-lah sa-tu ke-hi-dupan mela-kukan hal yang besar
Sa-tu-sa-tunya putra yang memb’rikan hidup yang kekal
Ku tak berhak memaham-i-Nya ku hanya tahu ini benar

Ku di-u-bahkan oleh kehi-dup-an yang sa-tu ini

Adalah satu kehidupan yang menyucikan hidupku
Satu-satunya putra yang telah menebus hidupku
Kasih-Nya murni dan sempurna bagi dunia yang berdosa
Dia ada satu rencana berdamai dengan manusia

Adalah satu kehidupan membentuk kehidupanku
Untuk menjadikan kita anggota bagian tubuh-Nya
Ku tak berhak memahaminya ku hanya tahu ini benar
Ku diubahkan oleh kehidupan yang satu ini





PS 20. AKU KENAL SEORANG (F=1,3/4)


Aku kenal seorang yang t’lah berkorban untukku

Aku kenal seorang yang s’lalu mengasihi-Mu

Aku kenal seorang yang t’rus berdoa untukku

Dialah Yesus nama-Nya Yesus

Jumat, 01 April 2011

LAMPU MERAH


Setelah sampai di rumah, Ame (putri saya yg saat itu baru berumur 3,5 tahun dan bersekolah di Play Group) langsung duduk di kursi dan menaruh kedua tangannya di atas meja sambil mengeluh. Hal ini tidak biasanya, karena biasanya setelah sampai di rumah dia akan lari dengan ceria.
Melihat hal yang "janggal" tersebut, Mamanya datang mendekat dan bertanya: "Ada apa sayang?", dengan muka cemberut Ame menjawab:"Saya sedang susah!" mendengar jawaban yang "luar biasa" tersebut, Mamanya langsung kaget dan bertanya lebih lanjut: Kenapa kok Ame susah?, dengan spontan Ame menjawab:"Papa tadi tidak berhenti waktu lampu merah sedang menyala".

Mulai dari peristiwa tersebut saya pasti berhenti kalau lampu pengatur lalu lintas menyala merah di tempat tersebut.
Catatan: di persimpangan jalan  tersebut memang tidak ada tulisan :belok kiri ikuti isyarat lampu", sehingga seringkali walaupun lampu berwarna merah sudah menyala kebanyakan pengemudi yang mau berbelok ke kiri masih tetap jalan.

Saudara, seringkali tanpa sadar kita sudah membuat "susah" hati anak-anak kita dengan melakukan pelanggaran-pelanggaran yang "biasa".

Senin, 14 Maret 2011

Jumat, 18 Februari 2011

BIJI MATA TUHAN


Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu
Mazmur 17:8

Saat anak saya yang sulung (panggilannya Oi ) masih kecil, dia sangat suka duduk dipangkuan saya dengan cara berhadap-hadapan. Dia menjadi sangat senang ketika melihat bayangannya di dalam mata saya, maka dengan spontan dia akan berteriak: “Oi ada di matanya papa”. Saya melihat ekspresi wajahnya yang sangat senang dan merasa aman ketika dia melihat bayangannya di mata ayahnya.

Dari pengalaman sederhana tersebut saya menjadi lebih mengerti apa artinya menjadi biji mata Tuhan. Ketika kita yakin bahwa kita merupakan “biji mata Tuhan" itu berarti kita sedang duduk di pangkuan Tuhan dan memandang kepadaNya, dalam posisi seperti itu kita bisa merasakan kedamaian dan sukacita yang sangat kuat.

Adakah saat ini kita sedang merasakan pergumulan yang berat? Pandanglah kepada Bapa kita dan lihatlah bahwa ternyata mataNya tertuju kepada kita.